Pesepakbola Kakak Beradik Yang Berbeda Nasib

Banyak sekali Pesepakbola kakak beradik yang menghiasi lapangan hijau. Ada yang sukses keduanya, ada juga yang bagaikan langit dan bumi karena kecemerlangan saudaranya tidak menular pada saudara yang lainnya.

Salah satu dari kesekian banyaknya pesepakbola dengan prestasi menarik antara kakak beradik ini adalah Giuseppe Baresi dan juga Franco Baresi. Keduanya sama-sama menjadi palang pintu yang bakal menjaga ketenangan penjaga gawang.

Keduanya tampil apik membela klub masing-masing simana Giuseppe Baresi memperkuat intermilan, dan Franco Baresi memperkuat AC Milan. Keduanya juga menjadi andalan bagi timnya dimana akan terjadi duel sengit ketika laga derby della madonnina.

Untuk kecemerlangannya, Franco Baresilah yang lebih unggul meskipun sama-sama memperkuat dua tim besar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah capsnya untuk timnas Italia.

Sayangnya, kesuksesan dari keduanya tidak bisa dialami oleh Pesepakbola kakak beradik lainnya. Meskipun yang satunya menjadi legenda, yang satunya malah tidak bisa dikatakan meyakinkan. Nah, siapa saja pemain tersebut?

Digao

Digao merupakan contoh pesepakbola yang tidak bisa dikatakan sukses seperti saudaranya. Posisinya adalah sebagai central bek, dan pernah memperkuat AC Milan bersama saudaranya. Tahu siapa dia?

Digao adalah saudara kandung dari legenda Milan Kaka yang pernah menyabet gelar pemain top dunia. Digao tidaklah secemerlang kaka, dalam karirnya menjadi pemain sepak bola ini tidaklah menjanjikan. Bahkan dirinya pernah menjalani sebagai pemain dari sebuah klub yang mana satu kali pertandinganpun tak pernah dia ikuti.

Rhodri Jones

Rhodri tidak bisa melepaskan bayang-bayang dari nama besar sang kakak. Karena kehebatannya tidak bisa ditandinginya, atau lebih tepatnya tidak mampu menyamainya.

Kabarnya dirinya tidak sudi menggunakan nama besar keluarganya karena prahara dan lain sebagainya. Hal ini terlihat jelas ketika sebuah kabar mengejutkan dimana sang kakak yang superstarnya MU ini menjalin hubungan gelap dengan istri Rhodri.

Mau tahu siapa sang kakak tersebut? Ya, Ryan Giggs orangnya. Anda tentunya mensahihkan jika Giggs merupakan winger fenomenal dengan raihan prestasi yang sangat luar biasa, bahkan bisa dikatakan sebagai legenda hidupnya Manchester United.

Paul Terry

Pesepakbola kakak beradik selanjutnya adalah paul terry. Posisinya adalah sebagai gelandang serang, namun tajinya sebagai gelandang serang tidak terlihat. Akhirnya, klub-klub kecillah yang memanfaatkan jasanya.

Hal ini berbeda sekali dengan kemampuan saudaranya yang mana jauh lebih populer dengan segudang prestasinya. Dialah John Terry yang memiliki kemampuan spesial untuk mencetak gol walaupun berposisi sebagai defender.

Hugo

Sempat diramalkan akan menjadi pemain top mengikuti kakaknya, Hugo malah tidak memiliki kesempatan untuk membuktikannya. Ya, Hugo berasal dari Argentina, pernah menjadi salah satu bagian dari timnas Argentina U-16 dan juga pernah direkrut oleh tim papan tengah italia Ascoli.

Pesepakbola kakak beradik yang satu ini memang dipercaya akan bersinar, namun nyatanya tidakalh seperti itu. Bahkan setelah kepindahannya di Ascoli ini, dirinya tidak bisa menampilkan permainan apiknya. Akhir dari ceritanya adalah terbuang ke tim-tim kecil yang masih menginginkan jasanya.

Untuk karirnya ini, Hugo tidak bisa disejajarkan dengan sang kakak. Malah bisa dianggap jauh berbeda dimana sang kakak merupakan legendanya klub juga timnas. Ya, dialaha Diego Armando Maradona yang memiliki julukan tangan Tuhan.

Nah, itulah beberapa Pesepakbola kakak beradik yang memiliki nasib yang berbeda walaupun sama-sama bermain di lapangan hijau. Meskipun saudaranya adalah seorang legenda, namun hal tersebut bukan sebuah jaminan jika saudara yang lainnya akan memiliki kesamaan.